Cara Kerja Rudal Infrared (IR)
Rudal inframerah (infrared missile) adalah jenis rudal berpemandu yang menggunakan sensor pencari panas (infrared seeker) untuk mendeteksi radiasi inframerah yang dipancarkan oleh target, terutama dari gas buang mesin pesawat atau titik-titik panas pada platform udara lainnya. Teknologi ini beroperasi secara pasif, rudal tidak memancarkan sinyal apa pun sehingga tidak mudah terdeteksi dan memungkinkan konsep fire-and-forget di mana rudal dapat mengejar sasaran tanpa kendali lanjutan dari peluncur. Akar perkembangan rudal inframerah dapat ditelusuri hingga akhir Perang Dunia II, ketika riset Jerman mulai mempelajari sensor optik dan detektor panas sebagai alternatif penjejak radar. Setelah perang berakhir, Amerika Serikat meneliti ulang teknologi tersebut, dan pada akhir 1940-an fisikawan William B. McLean memakukan fondasi modern rudal IR dengan merancang prototipe “heat-seeking rocket” di China Lake. Puncaknya terjadi pada awal 1950-an ketika AIM-9 Sidewinder...